Iklim Kabupaten Kapuas Hulu

Salah satu unsur iklim yang sangat penting dibandingkan unsur iklim lainnya adalah curah hujan, karena menurut keadaan yang sebenarnya hujan di suatu tempat dengan tempat lainnya dalam kurun waktu tertentu tidak mempunyai nilai yang sama. Jumlah curah hujan adalah ukuran jumlah curahan air yang turun/keluar dari awan yang mencapai bumi dinyatakan dengan mm (milimeter), jumlah curah hujan 1 mm adalah ketinggian air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar tidak meresap, tidak menguap, tidak mengalir artinya pada setiap 1 m2 lapisan tanah dengan jumlah curah hujan 1 mm mempunyai volume 1 liter. Jumlah curah hujan di Kabupaten Kapuas Hulu cukup tinggi dalam satu tahun berkisar antara 3300 mm sampai 5000 mm dengan jumlah hari hujan antara 240 - 260 pertahun dan jumlah curah hujan maksimum dapat terjadi berkisar antara 29 – 124 mm/hari.

Di Kapuas Hulu hanya dikenal dua musim saja, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Musim kemarau biasanya terjadi pada bulan juni sampai dengan bulan September. Sedangkan musim penghujan biasa terjadi pada bulan Desember sampai bulan Maret. Keadaan ini berganti setiap setengah tahun setelah melewati masa peralihan pada bulan April – Mei dan Oktober – November.

Kabupaten Kapuas Hulu memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata yang tercatat pada Stasiun Meteorologi Pangsuma tahun 2014 adalah 27,1°C. Suhu minimum terjadi pada bulan November (21,0oC) dan suhu maksimum (35,6oC) terjadi pada bulan Mei. Tingginya suhu udara di Kapuas Hulu disebabkan antara lain karena letak Kabupaten Kapuas Hulu yang relatif dekat dengan garis khatulistiwa dan struktur geografis Kabupaten Kapuas Hulu yang secara umum berada pada wilayah dataran cukup tinggi.

Pola Drainase Kabupaten Kapuas Hulu didominasi oleh Sungai Kapuas yang mengalir dari wilayah pegunungan Kapuas Hulu sampai di bagian timur Kalimantan Barat. Sungai ini merupakan sungai yang terpanjang di Indonesia dan memiliki puluhan anak sungai yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu diantaranya adalah Sungai Embaloh dengan panjang ± 168 Km yang berhulu di pegunungan Kapuas Hulu di Bagian Utara, Sungai Manday sepanjang sekitar 140 Km, yang mengalir dari pegunungan Muller. Selain sungai tersebut, terdapat delapan anak sungai yang sangat penting peranannya dalam memenuhi kebutuhan transportasi barang dan penumpang dari lbu Kota Kabupaten ke kota-kota kecamatan di daerah pedalaman dan sebaliknya. Pola perairan di Kabupaten Kapuas Hulu juga diwarnai dengan banyaknya Danau Depresi di daerah-daerah pelembaban (basin) dan Danau Oxbow di daerah- daerah meander sungai. Danau¬ - danau ini merupakan sumber penghasilan ikan yang cukup potensial di beberapa wilayah Kecamatan seperti Kecamatan Selimbau, Semitau, Batang Lupar, Embaloh HiLir, Bunut Hilir, Jongkong dan Badau. Keberadaan danau tersebut sangat membantu penduduk dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari¬ - hari.

Perkada Pengelolaan Keuangan

Rencana Strategis Pengelola Keuangan Daerah

Rencana Strategis (RENSTRA) SKPD - DPPKAD

Anggaran merupakan rencana keuangan yang memuat mengenai rencana pemerintah daerah dalam rangka pelayanan kepada masyarakat Selengkapnya...

Kerangka Pendanaan Keuangan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu

Anggaran merupakan rencana keuangan yang memuat mengenai rencana pemerintah daerah dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan

Selengkapnya...

Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu

Lebih lanjut Arah kebijakan keuangan daerah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu pada 5 (lima) tahun mendatang dapat diuraikan pada arah pengelolaan pendapatan daerah , arah pengelolaan belanja daerah dan arah pengelolaan pembiayaan daerah. Selengkapnya...

LAYANAN & INFORMASI

Layanan dan Informasi Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu

 

KOMPOSISI ANGGARAN SIPKD AKRUAL SIPKD MODUL ASET
           
 PPID KAPUAS HULU
SIPKD MODUL GAJI APLIKASI E-PAD